Menghubungkan WatZap ke OrderHero
Kirim notifikasi WhatsApp lewat akun WatZap kamu sendiri — termasuk beda jalur WABA dan unofficial, dan kenapa template menentukan pesanmu sampai atau tidak.
Ada dua jalur berbeda di balik satu kartu WatZap, dan memilih yang keliru adalah sebab paling sering pesan "tidak terkirim". WABA via WatZap memakai WhatsApp Business API resmi Meta — nomornya tidak rawan dibatasi, tapi tunduk pada aturan Meta. Unofficial memakai nomor hasil scan QR di WatZap — bebas kirim teks apa saja, dengan risiko nomor dibatasi seperti jalur tidak resmi lainnya.
Beda keduanya dalam satu tabel
| WABA via WatZap (bawaan) | Unofficial | |
|---|---|---|
| Kirim teks bebas | Hanya dalam 24 jam sejak pelanggan terakhir membalas | Kapan saja |
| Di luar 24 jam | Wajib template yang disetujui Meta | Tidak ada batas ini |
| Risiko nomor diblokir | Rendah — nomor resmi | Ada, terutama pada volume tinggi |
| Biaya per pesan | Ditagih Meta ke akun WatZap kamu | Tidak ada, ikut paket WatZap |
| Broadcast dari OrderHero | Belum tersedia — pakai dashboard WatZap | Tersedia, teks bebas |
| Status terkirim per pesan | Ada | Tidak ada |
Kalau kamu memakai nomor WABA, jangan lewati bagian template di bawah. Itu satu-satunya cara pesan sampai ke pembeli yang belum pernah membalas chat kamu — yaitu hampir semua pembeli baru.
Yang perlu disiapkan
- Paket OrderHero Pro atau Enterprise. Di paket gratis kartu WatZap tetap terlihat, tapi belum bisa dinyalakan.
- Akun WatZap aktif dengan minimal satu nomor tersambung.
- API key WatZap, ada di member area WatZap.
- Khusus jalur WABA: WABA ID dari dashboard WatZap. Boleh dikosongkan kalau akunmu cuma punya satu nomor WABA — OrderHero mencoba mendeteksinya sendiri.
- Kalau WatZap menolak dengan pesan domain, tambahkan
orderhero.iddi daftar Allowed Domain member area WatZap (maksimal 4 domain).
Siapa yang bisa mengatur
Menyalakan plugin, menyimpan API key, dan memutuskan koneksi hanya bisa dilakukan pemilik workspace. Anggota tim yang punya izin Integrasi bisa melihat status, mengajukan template, dan mengirim pesan tes, tapi tidak bisa mengganti kredensial.
Langkah 1 — Nyalakan plugin
Buka menu Plugin, cari kartu WatZap, klik Kelola, lalu nyalakan saklarnya. Sebelum aktif, kamu diminta mencentang dua pernyataan: bahwa jalur unofficial memakai API tidak resmi yang bisa membuat nomor dibatasi WhatsApp, dan bahwa kredensial, biaya langganan, serta kuota kirim adalah milik akun WatZap kamu sendiri.
Langkah 2 — Pilih mode WatZap
Buka Plugin > Whatsapp Notifikasi, tab Dashboard. Di bagian Mode Koneksi WhatsApp, pilih kartu WatZap lalu konfirmasi. Mode lama (Wahero atau WABA) berhenti dipakai, tapi kredensialnya tetap tersimpan kalau suatu saat kamu kembali.
Sampai kredensial WatZap tersimpan, notifikasi otomatis belum terkirim.
Langkah 3 — Simpan kredensial
- Pilih jalurnya: WABA via WatZap (bawaan) atau Unofficial.
- Tempel API key. Untuk WABA, isi WABA ID; untuk unofficial, number key boleh dikosongkan dan kamu akan diminta memilih nomor kalau akunmu punya lebih dari satu.
- Klik Verifikasi & simpan. OrderHero memeriksa key ke WatZap, menyimpannya terenkripsi, dan mendaftarkan webhook pesan masuk.
Kalau muncul peringatan nomor belum tersambung, sambungkan ulang di dashboard WatZap lalu klik Cek status.
Langkah 4 — Ajukan template (khusus jalur WABA)
Klik Kirim tes. Di dalamnya ada panel Template tes koneksi. Kalau statusnya "Belum diajukan", klik Ajukan template ke Meta.
Meta biasanya memutuskan dalam 1–24 jam. Selama masih "Menunggu Meta", pesan tes hanya tembus ke nomor yang membalas chat kamu dalam 24 jam terakhir. Setelah disetujui, pesan tes bisa dikirim ke nomor mana saja.
Hal yang sama berlaku untuk notifikasi pesanan. Buka tab Template, dan untuk setiap notifikasi yang ingin kamu pakai — Pesanan Baru, Pembayaran Diterima, dan seterusnya — ajukan templatenya ke Meta. Notifikasi yang templatenya belum disetujui tidak akan terkirim ke pembeli baru, dan tab Riwayat akan menyebutnya sebagai TEMPLATE_NOT_APPROVED.
Langkah 5 — Kirim pesan tes
Isi nomor WhatsApp kamu sendiri, lalu kirim. Perhatikan kalimat hasilnya: "Terkirim dan dikonfirmasi Meta" berarti benar-benar sampai. Kalau Meta menolak, alasannya ditampilkan apa adanya — bukan diklaim berhasil.
Yang berjalan otomatis setelah ini
- Semua notifikasi yang kamu nyalakan di tab Template dikirim lewat WatZap.
- Balasan pelanggan masuk ke tab Chat. Foto atau dokumen yang dikirim pelanggan tampil sebagai
[Foto]atau[Dokumen]— isinya tidak bisa dibuka dari OrderHero, buka di WhatsApp kamu. - Tab Riwayat mencatat setiap kiriman beserta status pengirimannya. Tombol Segarkan menarik status terbaru dari Meta. Untuk jalur WABA, OrderHero juga menyusulkan status itu secara otomatis setiap sekitar 15 menit, karena WatZap tidak mengirimkan kabar status sendiri — pesan yang ditolak Meta akan berubah dari "terkirim" menjadi gagal beserta alasannya.
Batas yang perlu diketahui
- Jalur unofficial dibatasi sekitar 35 pesan per menit dan 1.500 per hari per nomor. OrderHero menahan pengiriman sedikit di bawah angka itu, jadi broadcast besar berjalan pelan (sekitar 30 pesan per menit).
- Kuota, biaya langganan, dan status koneksi nomor diatur di WatZap — bukan di OrderHero.
- Fitur AI Agent tidak tersedia untuk mode WatZap; itu fitur milik Wahero.
Kalau bermasalah
| Yang terlihat | Artinya | Yang harus dilakukan |
|---|---|---|
| Meta menolak: lewat 24 jam sejak pelanggan terakhir membalas | Pesan teks bebas di luar jendela 24 jam | Ajukan template untuk notifikasi itu di tab Template |
| Nomor terputus di WatZap | Sesi WhatsApp di WatZap putus | Sambungkan ulang di dashboard WatZap, lalu Cek status |
| API key WatZap ditolak | Key salah atau paket kedaluwarsa | Salin ulang key dari member area, simpan ulang |
| Domain orderhero.id belum diizinkan | Allowed Domain di WatZap belum memuatnya | Tambahkan di member area WatZap |
| Melebihi batas kirim WatZap | Batas per menit atau per hari tercapai | Tunggu, atau kurangi volume broadcast |
Berhenti memakai WatZap
Klik Putuskan di kartu WatZap. API key dihapus dari OrderHero dan webhook dicabut. Mode berpindah ke "Belum dipilih", jadi pilih mode lain supaya notifikasi kembali berjalan.
Mematikan saklar plugin di menu Plugin tidak memutuskan kredensial. Kalau ingin berhenti sepenuhnya, klik Putuskan dulu atau pindahkan mode ke Wahero/WABA, baru matikan pluginnya.